Selamat malam Bapa,
Apa khabar Bapa hari ini. Aku kangen dengan Bapa dan ingin curhat tentang perasaanku sepanjang hari ini. Aku baik-baik saja, hanya sedikit feeling blue.
Kemarin siang aku melihat dari jendela rumah, tetanggaku yg berkebangsaan India baru pulang dari bekerja. Setiap kali aku melihat orang pulang bekerja, aku merasa sangat sedih. Rasanya ada sesuatu yg mereka bisa banggakan. Sedangkan aku, aku merasa tidak ada yg bisa aku banggakan dalam hidupku saat ini. Aku hanya tinggal dirumah, menghitung hari-hariku. Anak tidak punya. Kegiatanku yg rutin, bangun pagi jam 9, antar suami kepintu dan balik tidur. Bangun 11 atau 12, start bekerja membersihkan rumah. Cek email, browsing. Kadang, ketika malam tiba aku sering melihat kebelakang dan bertanya, apa yg telah aku lakukan sepanjang hari ini?
Bapa, aku ingin mencari uang selama aku masih mampu bekerja dan selama aku masih muda. Aku punya segudang rencana, aku ingin kaya suatu hari. Tapi bagaimana mungkin aku bisa kaya ya Bapa, jika aku hanya tinggal dirumah, do nothing. Bapa sendiri tahu bahwa aku seorang pekerja keras. Aku ingin membantu banyak orang. Aku ingin membantu ayah dan ibuku.
Bapa, kemarin malam aku terbangun, dan ada perasaan dingin menyelimuti tubuh dan pikiranku. Sekali lagi aku bertanya pada diriku, akan jadi apakah aku suatu hari?. Apakah kehidupanku akan seperti ini setiap hari sampai aku tua nanti. Tinggal dirumah, do nothing, bolak balik antara internet, tv. Aku telah menjadi bosan melihat TV dan browse internet yg hanya itu itu saja sepanjang hari.
Bapa aku hanya sedih, aku sering merasa diri tidak berarti. Ketika aku melihat orang lain bekerja, sedangkan aku hanya tinggal dirumah dengan pajamas dan pakaianku yg kotor. Kadang aku malas mandi. Aku merasa tidak punya semangat. Aku bosan tinggal dirumah. Aku ingin bekerja seperti orang orang lain. Rasanya hidupku seperti orang yg sangat pemalas, gak berarti dan tidak menghasilkan apa-apa. Hanya menghabiskan saja.
Bapa, aku minta maaf Bapa. Aku tidak mengeluh. Aku hanya ingin membagi perasaanku. Dulu, balik sewaktu aku masih bekerja di Jakarta, setiap malam ketika aku pulang kerumah, disepanjang lorong menuju rumahku, aku menantap kelangit dan berdoa. “Aku letih Bapa. Jika aku bisa berhenti bekerja”.
Terimakasih Bapa telah memberikan kesempatan ini, Bapa mendengarkan suara hatiku. Tidak layak aku mengeluh setelah apa yg Bapa berikan bagiku. Maafkan aku Bapa. Maafkan aku.
Bapa, kiranya Bapa menuntun hidupku. Tuntunlah aku diajalanMu ya Bapa. Aku hanya percaya bahwa ada waktu untuk segala sesuatu dibawah langit. Bapa mempunyai rencana yg indah untukku. Berikan aku kekuatan, kesabaran, dan semangat untuk melakukan segala sesuatu. Membantu bisnis suami dirumah, meskipun hal itu sangat membosankan kadang.
Tunjukkanlah jalanMu bagiku ya Bapa. Aku tidak punya kemampuan apa-apa Bapa dan aku hanya pasrah. Pasrah sepenuhnya kepada kehendak Bapa.
Aku mencintai Bapa-
Salam dari putriMu
Aku hanya berharaap Bapa tidak salah mengerti dengan keluhanku. Aku hanya ingin merasa berarti dalam hidupku. Aku hanya ingin punya makna dalam hidupku.
Selamat malam Bapa,
Bapa aku ingin confess mengenai keinginanku. Aku mengerti mungkin Bapa gak suka jika aku punya keinginan ini, karena dalam Injil ada tertulis bahwa manusia tidak bisa berbakti kepada 2 tuan, mamon dan Bapa.
Please jangan marah ya Bapa. Aku akan tetap berbakti kepada Bapa bagimanapun juga. Bapa yang mengetahu apa yg ada didalam hatiku. Bapa mengetahui segala sesuatu yg ada didalam roh dan batinku.
Ini hanyalah keinginan, cita-cita yg ingin aku raih suatu hari. Cita-cita bisa setinggi langit tapi tetap Bapa saja yg punya kuasa untuk mengabulkannya atau tidak.
Bapa, aku agak malu mengutarakannya, keinginanaku yaitu aku ingin sekali kami kaya suatu hari. Aku ingin kami bisa punya banyak tabungan, punya rumah yg cukup besar dan lumayan. Punya uang simpanan untuk hari tua.
tapi apakah mungkin??? kayaknya gak mungkin, makanya aku hanya bisa menyimpannya saja dalam hati.
Oke Bapa… kami mau pergi tidur sekarang. Terimakasih untuk hari ini. Hari ini hari ultahku yg ke36. Terimakasih untuk segala berkat dan anugerah yg telah Bapa berikan hari ini dan hari hari yg lalu. Ampunilah dosa kami sepanjang hari ini ya Bapa. Kami akan menutup hari ini dan menyerahkan segala sesuatunya, segala harta dan milik yg Bapa titipkan bagi kami. Segenap jiwa dan raga kedalam tangan Bapa.
Selamat malam Bapa, salam sayang selalu dari anakmu. Peluk cium untuk Bapa.
YYYEEEEEEEEEEEEEEEEEEEYYY!!!!!!…… akhirnya aku bisa juga beli ottoman dan dinning table yg aku damba-dambakan. Senang deh rasanya punya barang bagus.
Rumah sekarang keliaatan cool.
Aku masih nunggu sleepcover yg aku order dari Brylanehome. Mudah-mudahan fix perfectly di couch kami yg rada gede. Warnanya natural. Next apa lagi ya yang pengen aku beli tuk rumah.
oke let’s think…
1. Drapes (masih bingung milih antara, biru, putih ato ivory). Oke ini nih de snapshotnya

2. Curtains

okeh, kita liat deh. Kayaknya bakal aku beli deh. Klo suasana rumah bagus kan hati juga jadi damai. Itu yg penting kan?
Aku ingin beli ottoman yg sekaligus berfungsi sebagai coffee table. Sebenarnya dah dari dulu aku pengen beli cuman gak punya duit. Lagian kata suamiku kan rumah kecil, dia maunya bisa lari lari bebas dirumah tanpa ada gangguan furniture.
Tapi hari ini aku liat ada sale. Dari harga $250 jadi $180. Lumayan kan $60 . Jadinya aku gag bisa tidur. Pengen banget beli tuh ottoman. Siwael juga tuh Citicard. Mana neh giftcard guwa. lama amat sih ngirimnya.
Ini neh poto ottomannya. Klo liat langsung sih jauh lebih oke
Klo suamiku mau, hari ini kita bisa ke Target. Tapi klo enggak, mudah-mudahan hari Senin, ottomannya masih ada.
Oke hari ini aku pergi ke Ross. Semalam aku gak dapat tidur karna aku pengen sekali beli topi newsboy cap buat winter. Hari ini pagi pagi sudah hujan. Rencananya aku ingin keluar pagi pagi sekitar jam 10, tapi gag bisa karna aku harus nunggu tukang pos datang ngambil paket. Akhirnya aku baru bisa keluar sekitar jam 12:30. AKu cepat-cepat nyetir ke Ross. Cap yg aku inginkan gag ada, ended up aku beli winter jacket, tebel dan bagus lagi sale. Trus candle dan Jari Love CD. Kado ultah buat ponakan. Lumayan loh, blanja blini gitu habis juga $90.
Jam sudah menunjukkan hampir jam 3. Dan aku gag mau terjebak macet apalagi ini hari jumat. Aku sempat mampir di Target. Akhirnya dapat topi yg aku inginkan di Target. Dan harganya… murah bo’ . Hatiku senang, dan suamiku bilang topinya oke juga tuh. Cute klo dipake.
Okeh topi yg aku beli itu kayak ini

oh yea..ini beberapa item yg ingin sekali aku beli juga. berhubunk aku sedkit addicted sama tas, sepatu dan baju, makany aku listed disini sajah biar hatiku tenang. Bisa bangkrut klo aku gag tahan-tahan.
Untuk sepatu ini kayaknya suamiku gag gitu suka. Hmm..mungkin taktiknya ajah bilang sepatunya gag gitu okeh supaya aku gag beli kale ye. Oke sementara 3 items ini itu yg aku pengen beli.
Tadi aku juga liat tas itam bagus banget tapi harganya $29. Aku dah punya banyak tas itam. Kadang aku sendiri juga bingung, punya tas banyak buat apa yah? lagian males gonti ganti tas muluw. Tapi seneng ajah punya koleksi. Seneng ajah liat tas dalam lemari dalam berbagai macam bentuk. Hmmm…apakah itu pemborosan??? tentu saja!!
Kenapa yah, aku suka gag tahan lihat barang bagus. Aku dah punya banyak sepatu, banyak tas, banyak baju, tapi masih saja kepengin beli jika ada yg bagus apalagi jika ada tanda “sale”. Kadang cewe-cewe itu bego yaaa.. mau ajah diboongin ma pasar/mall, termasuk guwe….
Semalam aku bermimpi yg tidak enak tentang ibuku. Anehnya aku mimpi yg sama berkali kali. Pagi ini ketika aku bangun hatiku sangat sedih sekali. Aku menangis. Aku ingat akan ibuku.
Critanya begini……..
Sudah lama rasanya aku tidak melihat ibuku. Aku mencarinya siang dan malam, bertanya-tanya kepada siapa saja apakah mereka melihat ibuku. Kadang aku melihat wajah ibuku diantara orang orang tapi sangat sulit bagiku untuk mendekatinya. Setiap kali aku hampir mendekatinya, dia menghilang seakan akan ingin menjauh dariku.
Akhirnya aku bertanya kepada tanteku(adik ibuku) apakah dia melihat ibuku akhir akhir ini. Karna tantelah akhirnya aku bisa bertemu dengan ibuku. Malam itu ibuku tinggal dirumah bersama sama dengan kami. Aku rasanya bahagia sekali. Aku tidak tidur semalaman karna aku takut kehilangan dia. Aku berjaga jaga supaya dia tidak menghilang lagi. Semalaman aku mencoba membersihkan rumah supaya dia senang dan betah tinggal dirumah. Ketika pagi hari aku mendapati ibuku menghilang lagi. Ibuku pergi jauh. Ketempat yg aku tidak tahu. Dia pergi meninggalkanku. Tanpa pesan tanpa khabar. Aku hanya bingung kenapa ibuku tidak mau bertemu denganku. Apakah dia tidak tahu betapa aku rindu dengannya. Aku rindu memeluknya, aku rindu menciumnya. Tapi yg aku dapati ibuku berubah menjadi seseorang yg tidak aku kenal. Dia seakan menghindar dari kami anak anaknya. Dia lebih senang berada di …. seperti rumah sakit/biara yg bernama St.Anna. Lama rasanya dia disitu. Kadang aku bertanya kenapa dia sangat lama disana. Mengapa dia tidak mau pulang.
Suatu hari aku bertanya kepada tanteku dimana sebenarnya ibuku berada. Dan dia berkata, bahwa dia tahu keberadaan ibuku dan dia baik baik saja. Ibuku hanya ingin menjauh. Aku katakan kepada tanteku tolong kasih suratku untuk ibuku. Surat yg isinya, betapa aku rindu sekali dengannya, betapa aku ingin dia balik kerumah.
Ketika tanteku kembali dari St. Anna tempat ibuku tinggal, dia berkata bahwa dia sudah menyampaikan pesanku tapi dia samasekali tidak bertanya ttg aku tetapi kakakku. Hatiku rasanya sangat terpukul sekali. Terpukul dan sangat sedih dengan penolakan ibuku terhadap aku.
Tanteku berkata bahwa kepergian ibuku dan alasan dia tinggal di St.Anna adalah untuk kebaikan. Dia sedang sakit dan dia hanya dapat mengerakkan mata dan kepalanya saja……….
AKu terbangund dari tidurku..dengan air mata. Aku hanya sangat sedih. Aku kangen berat dengan ibuku. AKu tidak tahu kenapa aku sering mimpi ttg ibuku meninggalkan aku. Ntahlah, aku gak bisa membayangkan seandinya ibuku pergi. Aku sangat menyayanginya.
Bapa, inilah permintaanku yg terdalam yg dengan sangat rendah hati aku mintakan kepadaMu ya Bapa.
Berikanlah aku kesempatan untuk dapat melihat ibu dan ayahku suatu hari ini tahun ini atau tahun depan. Aku ingin membawa suamiku pulang supaya ibuku dapat melihatnya. Tapi seandainya Bapa berkata lain, Bapa memanggilnya sebelum aku sempat pulang, ijinkanlah ya Bapa, izinkanlah agar dia meninggal didalam pelukanku. Berikan aku kesempatan untuk mendekapnya dekat dihatiku dan menciumnya dan mendengar pesan terakhir darinya sebelum Bapa memanggilnya. Berjanjilah padaku ya Bapa. Berjanjilah padaKu. Karna hanya itu yg akan membuat hatiku bahagia seumur hidupku.
Aku menangis, aku tidak sanggup membayangkannya. Aku ingin sekali pulang tapi suamiku menjadi stumbling block ya Bapa.
Horeeeeeee!! Huraaaaaaaaa! Prop! Prop!!….. Selamat Tahun baru yey!!!……… segudang harapan dan cita cita ditahun 2007. Semoga tahun 2007 menjadi tahun yg sukses bagi aku dan suamiku
Semalam kami makan di Houlihan sekaligus company board meeting. Trus kami nonton. Pulang pulang tepat jam 12 malam. Tahun baru!!… fireworks everywhere.
Oke trus kami juga berdoa. Kembali kepada Bapa, berterimakasih untuk perjalanan yg indah ditahun 2006. Untuk segala berkat, perlindungan, anuegrah dan kesehatan yg telah Bapa berikan bagi kami sepanjang tahun 2006. Juga kami berdoa untuk semua harapan-harapan, keinginan dan cita cita kami di tahun 2007. Life is a mystery makanya kami mau berjalan bersama Bapa karna dia yg tahu segala gambaran masa depan. Jika kita stick dengan Bapa, maka Bapa akan meluruskan dan menuntun jalan kita. Makanya is a must dikeluarga kami untuk selalu tinggal dalam Bapa. Amen-